ViralGen Referral Shopping

Kamis, 31 Oktober 2013

Antara Archlinux dan Archbang

Kenapa aku memilih distro Arch?
Archlinux atau Archbang?
Hmm..... awalnya bingung antara memilih diantara keduanya... Archlinux maupun Archbang sama-sama bagusnya, ringan, simpel, bebas berbuat apa saja dalam artian bebas menentukan pilihan konfigurasi, bisa diupgrade kapan saja, dan yang paling membuat aku naksir berat ama Archlinux yaa... CLI-nya.... aku lebih senang menggunakan text command untuk mengoperasikan komputer, ya mirip-mirip jaman dahulu awal mula aku mengenal komputer masih berbasis DOS baik keluaran IBM maupun Microsoft, dan yang lebih unik ya UNIX, keren menurutku walaupun banyak yang bilang susah, ga mode, sekarang khan jamannya klik sana klik sini, GUI gitu loh. Wah iya sih jaman sekarang jaman mudah, namun diriku lebih tertarik text command, ya itulah diriku, masing-masing orang seleranya beda-beda.
Hmm... kembali ke Arch.... apa ya... oke kita mulai :
Antara Archlinux dan Archbang sepertinya tidak ada perbedaan yang sangat signifikan, menurutku tergantung selera si pemakai. Untuk awal penginstallan jika ingin memakai Archlinux pastikan koneksi internet anda berjalan baik dan memiliki kuota yang banyak, saya sarankan memakai Simpati Loop, selain kencang kuotanya juga banyak syaratnya install Archlinuxnya pagi-pagi karena batas kuota besarnya sampai jam 9 waktu Indonesia bagian barat, Archlinux memerlukan installasi lewat internet jadi langsung nyambung ke mirror Archlinux, hmm.... repot memang tapi hasilnya cukup memuaskan karena setelah terinstall semua berjalan ringan tidak memberatkan mesin komputer anda dan cocok untuk netbook yang notabene mempunyai sumber daya yang lebih minimal daripada notebook pada umumnya. Adapun kalau tidak mempunyai cukup waktu untuk install Archlinux aku sarankan pakai Archbang aja, installnya seperti menginstall distro linux lainnya lebih simple dan so pasti lebih ringan dari Archlinux. Setelah terinstall bisa diupdate kapan saja jika ada waktu dan kuota hehe...
Okelah kalau begitu nantikan postingan selanjutnya cara Install kedua distro Arch tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar